Pameran: Batam Agribussiness Expo (4-6 November 2008)
Untuk menciptakan/memperluas pasar ekspor terhadap produk-produk unggulan agribisnis dari berbagai daerah selama 4 hari dari tanggal 6-9 Nopember 2008 akan diselenggarakan Batam Agribusiness Expo. Melalui pameran tersebut dalam jangka pendek terjadinya penjualan produk agribisnis secara langsung, dan menjaring investor, khususnya dari Singapura, Malaysia dan Thailand untuk masuk ke sektor agribisnis di tanah air.
Untuk menciptakan/memperluas pasar ekspor terhadap produk-produk unggulan agribisnis dari berbagai daerah selama 4 hari dari tanggal 6-9 Nopember 2008 akan diselenggarakan Batam Agribusiness Expo. Melalui pameran tersebut dalam jangka pendek terjadinya penjualan produk agribisnis secara langsung, dan menjaring investor, khususnya dari Singapura, Malaysia dan Thailand untuk masuk ke sektor agribisnis di tanah air.
“Oleh karena itu dalam Batam Agribusiness Expo akan didukung dengan penyelenggaraan Business Matching yang memberi peluang sangat besar kepada peserta pameran untuk berinteraksi sekaligus menjual potensi investasi dan produk unggulan agribisnis daerah kepada calon investor dari negara-negara Asean”, kata Ruslim, Direktur Utama Feraco kepada “Sinta” di Jakarta baru-baru ini, sehubungan rencana penyelenggaraan pameran Batam Agribusiness Expo.
Menurut Ruslim, penyelenggaraan pameran di Batam, mengingat letak geografis kota tersebut berdekatan dengan negara tetangga Singapura, Johor Malaysia dan Thailand, sehingga memberi peluang strategis untuk berinteraksi langsung dengan investor dan Buyer Indonesia. Penyelenggaraan pameran oleh Departemen Pertanian bekerjasama dengan Pemda Propinsi Riau Kepulauan, Kadin Prop. Kepri, IMTGT (Indonesia, Malaysia, Thailand, Growth Triangle) dengan bertindak sebagai organizer PT. Feraco.
Potensi Investasi
Selama berlangsungnya pameran akan dipamerkan tentang potensi investasi pada sektor pengembangan pertanian dan pengolahan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Produk-produk hasil pertanian, teknologi pendukung pengolahan hasil pertanian, potensi agrowisata dan jasa-jasa pendukung kegiatan agribisnis.
By: Admin (ly) 3 Nov 2008
Sumber: Sinar tanii (Senin, 27 Oktober 2008)
Untuk menciptakan/memperluas pasar ekspor terhadap produk-produk unggulan agribisnis dari berbagai daerah selama 4 hari dari tanggal 6-9 Nopember 2008 akan diselenggarakan Batam Agribusiness Expo. Melalui pameran tersebut dalam jangka pendek terjadinya penjualan produk agribisnis secara langsung, dan menjaring investor, khususnya dari Singapura, Malaysia dan Thailand untuk masuk ke sektor agribisnis di tanah air.
“Oleh karena itu dalam Batam Agribusiness Expo akan didukung dengan penyelenggaraan Business Matching yang memberi peluang sangat besar kepada peserta pameran untuk berinteraksi sekaligus menjual potensi investasi dan produk unggulan agribisnis daerah kepada calon investor dari negara-negara Asean”, kata Ruslim, Direktur Utama Feraco kepada “Sinta” di Jakarta baru-baru ini, sehubungan rencana penyelenggaraan pameran Batam Agribusiness Expo.
Menurut Ruslim, penyelenggaraan pameran di Batam, mengingat letak geografis kota tersebut berdekatan dengan negara tetangga Singapura, Johor Malaysia dan Thailand, sehingga memberi peluang strategis untuk berinteraksi langsung dengan investor dan Buyer Indonesia. Penyelenggaraan pameran oleh Departemen Pertanian bekerjasama dengan Pemda Propinsi Riau Kepulauan, Kadin Prop. Kepri, IMTGT (Indonesia, Malaysia, Thailand, Growth Triangle) dengan bertindak sebagai organizer PT. Feraco.
Potensi Investasi
Selama berlangsungnya pameran akan dipamerkan tentang potensi investasi pada sektor pengembangan pertanian dan pengolahan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Produk-produk hasil pertanian, teknologi pendukung pengolahan hasil pertanian, potensi agrowisata dan jasa-jasa pendukung kegiatan agribisnis.
By: Admin (ly) 3 Nov 2008
Sumber: Sinar tanii (Senin, 27 Oktober 2008)
| < Prev |
|---|



